Tak Tau Adab, Orang Ini Dengan Keji Hina Mbah Maimun Zubair

Baru kemarin Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap  seseorang yang menghina Buya Syafi’i dalam akun faceboknya, karena diduga sengaja memposting gambar dan tulisan dengan konten yang memuat hate speech kepada Tokoh Ulama Buya Syafi’i , hari ini pengguna media sosial kembali dibikin resah oleh seorang netizen bernama Ibhas Kiswotomo yang dengan keji dan terang terangan menghina ulama sepuh KH. Maimun Zubair ( Mbah  Maimun ) Pengsauh Pon Pes Al-Anwar Sarang Rembang Jawa Tengah.

 

Dalam akun facebooknya, Ibas Kiswotomo membuat tulisan sang sangat tidak beradab. Ia memposting tulisaan yang sangat tidak pantas. Dalam akun facebooknya tersebut, ia menulis ” Maimoen Zubir, Lu ko mau diajak PDIP yang alergi dengan “ADZAN”? Bilangnya kamu tokoh NU kharismatik. Ga taunya 
ko TENGIK?

Tulisan tersebut diposting oleh Ibhas Kiswotomo sekitar 9 jam yang lalu. Diketahui dari akun facebooknya Ibhas Kiswotomo bertempat tinggal di Surabaya Jawa Timur

Postingan tersebut kontan membuat banyak netizen gerah, karna Ulama sepuh sekaliber Mbah Maimun Zubair ia hina dengan perkataan yang sangat tidak pantas.

 

Seperti yang kita ketahui , KH. Maimun Zubair adalah ulama besar yang juga Mustasyar PBNU , Beliau adalah putra pertama dari Kyai Zubair. Ibundanya adalah putri dari Kyai Ahmad bin Syu’aib, ulama kharismatis yang dikenal teguh memegang pendirian.

Dari ayahnya, beliau meneladani ketegasan dan keteguhan, sementara dari kakeknya beliau meneladani rasa kasih sayang dan kedermawanan. Kasih sayang terkadang merontokkan ketegasan, rendah hati seringkali berseberangan dengan ketegasan. Namun dalam pribadi Mbah Moen, semua itu tersinergi secara padan dan seimbang.

Kerasnya kehidupan pesisir tidak membuat sikapnya ikut mengeras. Beliau adalah gambaran dari pribadi yang santun dan matang. Semua itu bukanlah kebetulan, sebab sejak dini beliau yang hidup dalam tradisi pesantren diasuh langsung oleh ayah dan kakeknya sendiri.

Sebelum menginjak remaja, beliau diasuh langsung oleh ayahnya untuk menghafal dan memahami ilmu Shorof, Nahwu, Fiqih, Manthiq, Balaghah dan bermacam Ilmu Syara’ yang lain. Ayahanda beliau, Kyai Zubair, adalah murid Syaikh Sa’id Al-Yamani serta Syaikh Hasan Al-Yamani Al- Makky.

Sekitar tahun 45, beliau memulai pendidikannya di Pondok Lirboyo Kediri, dibawah bimbingan KH. Abdul Karim yang biasa dikenal sebagai Mbah Manaf. Selain kepada Mbah Manaf, Beliau juga menimba ilmu agama dari KH. Mahrus Ali juga KH. Marzuqi.

Pada usia 21 tahun, beliau melanjutkan studinya ke Makkah Al-Mukarromah. Perjalanannya ke Makkah ini diiringi oleh kakeknya sendiri, yakni KH. Ahmad bin Syu’aib.

Beliau menerima ilmu dari sekian banyak orang kompeten di bidangnya, antara lain Sayyid ‘Alawi bin Abbas Al-Maliki, Syaikh Al-Imam Hasan Al-Masysyath, Sayyid Amin Al-Quthbi, dan Syaikh Yasin bin Isa Al- Fadani.

Dua tahun lebih Beliau menetap di Makkah Al- Mukarromah. Sekembalinya dari tanah suci, beliau memperkaya pengetahuannya dengan belajar kepada ulama-ulama di Jawa saat itu antara lain: KH. Baidlowi (mertua beliau), serta KH. Ma’shum, keduanya tinggal di Lasem. Selanjutnya KH. Ali Ma’shum Krapyak Jogjakarta, KH. Bisri Musthofa (ayahanda Mustofa Bisri) Rembang, KH. Abdul Wahhab Hasbullah, KH. Mushlih Mranggen, KH. Abbas, Buntet Cirebon, Sayikh Ihsan, Jampes Kediri dan juga KH. Abul Fadhol, Senori.

Pada tahun 1965 beliau mengabdikan diri berkhidmat pada ilmu-ilmu agama. Hal itu diiringi dengan berdirinya Pondok Pesantren yang berada di sisi kediaman beliau. Pesantren yang sekarang dikenal dengan nama Al-Anwar. Satu dari sekian pesantren yang ada di Sarang.

Netizen pun dibikin geram oleh ulah Ibhas Kiswotomo. Cah Dulanan melalui kolom komentar menulis Cah yang punya status bukan saydosok tau tp lebih baik tobat minta maaf sama yai maimun yaai itu sudah sepuhh dan tau banyak dlm politik sedangkan apbu br seberapa mungkin ada rahasia dibalik itu semua.’

Yoppi Irawan seorang netizen yang ikut berkomentar pada postingan berharap agar  Banser mengajak Ibhas untuk tabayun pada Mbah Maimun. Dalam komentar Yoppi menulis ” Semoga BANSER ada yang Mengajak nya Utk TABAYYUN dengan Mbah yayi..”

Hingga saat ini postingan tersebut sudah di like 122 orang dan komentar sebanyak  133 komen dan dibagikan sebanyak 10 kali.

Red Abdul Wahab

Loading...
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
4
Bagikan ke:

Komentar

komentar