Nasihat dalam Berkeluarga Mbah Maimun dan Mbah Dim

Nasihat dalam Berkeluarga Mbah Maimun dan Mbah Dim

Mbah Maimun Zubair Dalam suatu kesempatan ngaji tafsir jalalain tiap hari ahad Dawuh :
“Kanjeng Nabi Muhammad iku nggarwo sampe songo kui atas dasar pituduh utowo printahe Allah ta’ala,
Lha sampeyan kepingin wayuh mergo mripatmu sing jlalatan kok alesan,

” Kanjeng Nabi Muhammad itu menikah sampe  9 itu atas dasar petunjuk atau perintah Allah ta’ala, Lah kamu kepengin poligami karena mata kamu yang jelalatan kok alasan. “

Begitu Mbah Mun menasihati para Santri , dengan khas nya yang tak pernah lepas dari senyum dalam berujar , lalu Beliau pun melanjutkan Dawuhnya :

“kepengin tiru kanjeng Nabi..lha njor sing printah wayuh Sampeyan kui sopo? kok bodo temen sampeyan ! RUNGOKNO IKI YO..!

‘Kepengin meniru Kanjeng Nabi lah terus yang menyuruh kamu poligami siapa ? kok bodoh sekelai kamu ! dengerin ini ya ! “

Sergah Mbah Mun sembari tawanya yang disambut dengan gerrr…tawa para santri yang kompak menimpali : Nggeh Kyai ,

Adapun Mbah Dim seringkali berpesan kepada para santri :

“Aja pisan pisan awakmu nglakoni perkoro loro sing ora bakal dingapura karo bojo wadon, 1 WAYOH . 2 SELINGKUH.

“Jangan sekali kali kamu melakukan dua perkara yang tidak akan di maafkan istri kamu. Yang pertama poligami, yang kedua selingkuh.
karena apa,..?

“PADA HAKIKATNYA …TIDAK ADA WANITA YANG MAU DI MADU SEKALIPUN MULUT MEREKA BILANG SETUJU..”

jadi jangan percayai kata katanya,karena kalaupun bilang setuju ,wanita pasti berdusta dalm hal ini.

Mbah Mun adalah KH Maimun bin Zubair Dahlan ,Sarang, Rembang ,Jateng Pendiri dan Pengasuh PP Al Anwar Sarang
Mbah Dim adalah KH Dimyati bin Rois , Kaliwungu ,Kendal ,Jateng , Pendiri dan Pengasuh PP Alfadllu Kaliwungu .

Syaikhoni (Kedua Syaikh ) ini sama sama memangku sebagai Mustasyar PBNU , Ulama Kharismatik dan Sesepuh Tanah Jawa , Atholallahu Baqo Huma fi ‘Afiyatin Was Salamah , wanafa’ana bi Ulumihima fiddaroini Amiiin

source: alfadllu.com

Loading...
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Bagikan ke:

Komentar

komentar