Felix Makin Menjadi-Jadi,Pemerintah Dianggap Gunakan Cara Setan Untuk Pecah Belah

Ustad Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)  Felix Siauw makin menjadi-menjadi menghujat pemerintah. Melaui tulisannya berjudul belah bambu Felix menganggap pemerintah memecah belah Umat Islam Indonesia.

Felix menyebut pemerintah melakukan cara-cara penjajah. Dia pun menyamakannya dengan cara-cara setan.

“Inilah fitnah zaman now, dulu di masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin, mereka menyatukan ummat dengan Islam. Zaman now, penguasa bukan merekatkan diantara ummat, yapi justru jadi asbab pecah belah, cara penjajah, cara syaitan,” tulis Felix diakhir postingannya yang diunggah Senin (29/01/2018).

Felix tak sadar kalau selama Dia sendiri dan HTI yang berusaha memecah belah umat dan NKRI dengan ide khilafahnya. Karena ketidaksadaran itu, Felix selalu merasa benar. Sedangkan pemerintah dan orang-orang yang tak sepaham dengannya dianggap salah.

 

Berikut tilisan lengkap Felix ”

Belah Bambu

Injak yang satu dan angkat yang lain, inilah cara membelah bambu. Puji-puji dan elus-elus yang satu lalu caci-maki dan pukul yang lain, inilah cara penjajah dari dulu menghancurkan kaum Muslim

Saat penjajah datang ke Nusantara, dia tak banyak, tapi piawai dalam tipudaya, menjadikan Muslim yang satu jadi musuh Muslim yang lain, hingga mereka harus berhadap-hadapan sebelum berhadapan dengan penjajah itu sendiri

Satu dirangkul lalu diberikan hak khusus, diberi lapak istimewa, diberi tempat tinggal yang lebih, diberi gelar tambahan. Sebagai balasannya, dia harus melindungi kepentingan majikannya, harus bersuara paling keras ketika majikannya diganggu

.

Penjajah itu mengelu-elukan yang satu lalu berkata “Kamu lebih terhormat, kamu lebih tua, kamu lebih senior, kamulah yang pantas, yang lain tidak”. Maka di saat yang sama penjajah itu bukan hanya membuat dukungan pada mereka, tapi perpecahan diantara ummat Muslim

Sama seperti orangtua yang membeda-bedakan perilaku terhadap anak-anaknya. Lalu berkata, “Kakak kamu lebih pintar dari adik, ayah bunda hanya mau mengurus kamu saja, bukan yang lain, karena yang lain hanya anak pungut saja”, efeknya sama, perpecahan, masalah

Bila ada yang meniru cara seperti ini, maka kita sudah tahu, inilah cara penjajah. Darimana dia diinspirasi? Tak ada yang keji mengadu domba diantara manusia kecuali dari syaitan. Begitulah tugasnya syaitan, mengadu domba mereka yang shalat, yang beriman pada Allah
.
“Sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang salat di jazirah Arab. Akan tetapi, setan mengadu domba antara mereka.” – HR Muslim

Inilah fitnah zaman now, dulu di masa Rasulullah dan Khulafaurrasyidin, mereka menyatukan ummat dengan Islam. Zaman now, penguasa bukan merekatkan diantara ummat, yapi justru jadi asbab pecah belah, cara penjajah, cara syaitan

“Dendam kesumat saudara felix kepada rezim Jokowi semakin hari semakin menjadi-jadi, tetap tidak mau terima dengan kebijakan pemerintah yang mmbubarkan ormas yang berpotensi makar itu,” kritik Mahasiswa Pasca Sarja UIN Maulana Malik Ibrahim Anwar Fuadi di kolom komentar postingan Felix yang profokatof tersebut.

Mahasiswa asal Madura meminta kepada Felix agar segera sadar dan membuang kebencian dan dendam yang kini bercokol di hatinya. Karena kebencian tidak akan membawa kebaikan. Sebaliknya kebencian hanya membawa permusuhan dan kehancuran.

“Sudah cukup menjadi contoh ngara-negara Timur tengah saat ini yang terlibat konflik dan perang saudara sebabnya tak lain karena kebencian dan adu domba sebagamana yang sering diposting saudara felix. Ingat saudara felix,  Islam sangat mencela sifat dendam dan benci,” tulis Anwar.

Anwar kemudian mengutip hadis nabi bahwa paling dibenci orang ialah orang yang menaruh dendam. “Orang yang paling dibenci Allah ialah orang yang menaruh dendam kesumat (bertengkar),” katanya.

Selain Anwar, Fay Rahman Syah membantah tuduhan pemerintah memecah belah umat. Sebaliknya, menurut Fay, Felixlah yang memecah belah.

“Bukankah anda sendiri yg mau memecah belah umat muslim menggunakan khilafah? Bukankah tindakan anda justru akan membuat Bangsa dan Negara ini akan hancur, musnah dan tinggal sejarah?,” tulis Fay mempertanyakan.

Demikian yang diinginkan Fay bukan meminta Felix untuk menjadi NU atau Muhamadiyah setelah menjadi HTI. Fuad hanya ingin dan meminta Felix mencintai Indonesia seperti halnya mencintai diri Felix sendiri.

“Kami, tidak meminta anda untuk pindah ke NU atau Muhammadiyah serta organisasi lain yg menerima Pancasila sebagai Ideologi negara. Kami hanya meminta anda untuk mencintai negara dan Bangsa ini seperti halnya anda mencintai agama anda,” katanya.

 

Sumber Duta Islam

Loading...
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5
Bagikan ke:

Komentar

komentar