PP Sunan Pandanaran Go Internasional

Yogyakarta, Santrionline
Pondok Pessantren adalah Lembaga Pendidikan Islam yang diperkenalkan di Jawa sekitar 500 tahun yang lalu. Sejak saat itu, lembaga pesantren tersebut telah mengalami banyak perubahan dan banyak berbagai macam peran dalam masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, siapa yang tak kenal dengan salah satu Lembaga Pendidikan Islam ini, Pondok Pesantren Sunan Pandanaran terletak di Jalan Kaliurang Km 12,5 Sardonoharjo Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman, Yogyakarta ini. Pondok pesantren Modern yang di tempati oleh beribu santri dari berbagai daerah di Indonesia ini bisa dibilang "Sangat Membanggakan". Pasalnya, dari dulu hingga sekarang, Prestasi yang diraih santri dan pesantren ini tak pernah surut. Kwalitas serta Kwantitas Santri Pondok Pesantren ini sangat tinggi. Bagaimana tidak, setiap harinya di pesantren ini banyak berbagai macam ilmu pengetahuan baik itu Ilmu Pengetahuan Umum maupun Ilmu Pengetahuan Agama. Sehingga keduanya bisa berjalan seimbang tanpa condong ke arah kanan ataupun kiri.



Segala prestasi yang diraih ini tak pernah luput dari ridho sang Pengasuh Pesantren, yakni KH. Mu’tashim Billah, serta sang muasis Pesantren ini yakni Alm KH.Muhammad Mufid Mas’ud. Pesantren yang didirikan pada tahun 17 Dzulhijjah 1395 H atau bertepatan dengan tanggal 20 Desember 1975, semula Pesantren ini berdiri di atas tanah wakaf seluas 2000 meter persegi, dengan satu rumah dan mushalla di atasnya. Peresmiannya pesantren ini dilakukan oleh Sri Paduka Paku Alam VIII, dengan disaksikan Bupati Sleman, Drs. Projosuyoto, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat.

Banyak kenangan yang saya dapatkan ketika hampir empat tahun saya mengabdi dan menimba Ilmu di tempat itu. Kenangan mengaji kitab klasik (klasik) hingga Kitab Al-Qur’an, kenangan ketika bagaimana caranya supaya kita bisa menghargai dan bersifat toleran terhadap kawan yang berbeda, Kenangan bagaimana kita harus Tawadhlu’ kepada sang Kyai (Guru), kenangan mengenai bagaimana cara hidup sederhana ala Pesantren, dan juga kenangan-kenangan  yang tak akan dapat saya sebutkan satu persatu.




Kini Pesantren Modern yang merupakan Pesantren Tahfidz ( Menghafal Al-Qur’an ) ini telah berkembang pesat dan sangat di kenal seluruh elemen masyarakat pada umumnya. Pesantren ini memiliki 6 Komplek yang pembagiannya sangat strategis, dengan cabang di berbagai daerah meliputi Wonosobo, Bantul, Semin (Gunungkidul), Ngawen ( Gunungkidul ), Boyolali, dan juga Merauke. Tingkatan Pendidikannya pun sangat beragam mulai dari PAUD, TK, MI, MTS, MA, PT, hingga Hufadz.



Pesantren ini memiliki tenaga ahli pesantren yakni Santri Mandiri (SAMAN). Tugas mereka tak lain ialah "Ngabdi ndalem". Sekolah mereka di biayai Pesantren, sehingga mereka tidak payah mengeluarkan biaya sepeserpun untuk SPP Bulanan Pesantren. Tugas mereka sama dengan santri pada umumnya, yakni menimba ilmu. Hanya saja, mereka berkewajiban mengabdi setelah lulus SMA dan melanjutkan study pada jenjang berikutnya sambil tinggal di Pesantren dan menjadi Pengurus Senior para Santri Pandanran.

Saat ini Pondok Pesantren Sunan Pandanaran (PPSPA) ini menjadi salah satu daya tarik Pesantren Favorit tingkatan Nasional dan sudah hampir menginjak tingkat "Go Internasional" karena Prestasinya di dunia Nasional sudah tak diragukan lagi. Kini saatnya pesantren ini melangkah ke ranah Internasional. Supaya mereka dapat membuktikan, bahwa NKRI masih memiliki kekuatan yang terpendam dalam ranah kesucian, yakni para "Santri Nusantara". Semoga kedepannya pesantren ini semakin maju dan semakin berkembang pesat lagi. 


Terimakasih,selamat memperingati Haul Kh Mufid Mas’ud serta Khotmil Qur’an yang ke-43 yang akan di laksanakan pada malam 17 Sya’ban 1438 H atau bertepatan pada tanggal 13 Mei 2017. Jaya selalu Pesantrenku Tercinta. Salam PPSPA JAYA !. (Vinanda F/KH) 

oleh
**Vinanda Febriani Siswi MA MAARIF Borobudur, Anggota PAC IPPNU Borobudur sekaligus Alumni Pondok Pesantren Sunan Pandanaran (Th 2015)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PP Sunan Pandanaran Go Internasional"

Post a Comment