KH Mustofa Aqil: Di Tangan Wanita Solehah Akan Lahir Pemimpin-pemimpin Besar

Perempuan itu ibarat tanah dan laki-laki itu seperti tanaman. Sebaik apapun tanaman jika ditanam di tanah yang tandus ia tidak akan tumbuh subur apa lagi menghasilkan buah yang berkualitas, sebaliknya seburuk apapun tanaman jika di tanam di tanah yang baik ia akan tetap tumbuh subur. Seperti itulah sosok permpuan menurut admin.


CIREBON (Ci+) – Dari wanita solehah akan lahir pemimpin besar yang bijaksana. Setidaknya itu yang tersirat dan tersurat dari kisah sejarah para pemimpin besar di masa lalu.

Kisah tentang wanita solehah dan pemimpin bijaksana itu disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Kempek, Gempol, Kabupaten Cirebon, KH Mustofa Aqil Siradj saat pengajian di Majelis Taklim Hidayatullah Gunungsari, Kota Cirebon, bulan kemaren.

Menurut Kang Mu, sapaan KH Mustofa Aqil Siradj, yang paling gamblang adalah dalam sejarah para nabi. Nabi Musa misalnya, ia diasuh oleh seorang ibu yang suci, salahsatu istri dari Raja Firaun, Asiyah.

Dalam riwayat sejarah, termasuk Alquran, digambarkan bahwa Asiyah adalah perempuan yang memiliki keimanan kepada Allah SWT yang luar biasa. Bahkan karena keimanannya yang dianggap menyekutukan Firaun, beliau dihukum berat.

Beliau dijaga oleh Allah dijaga kesuciannya sebagai seorang wanita. Meskipun menjadi istri Firaun, tapi kulitnya tak tersentuh. Allah menggantinya dengan mahluk ghoib dengan paras yang sama, saat Firaun ingin menyalurkan hasrat seksualitasnya.

“Dari tangan wanita suci dan soleha itu Nabi Musa menjadi pemimpin besar. Meskipun bukan anak sendiri, beliau merawatnya dengan baik dan mendidik lewat akhlak mulia,” ujar Kang Muh.

Demikian halnya dengan Nabi Isa yang menjadi pemimpin umat karena diasuh oleh Siti Maryam. Bahkan, Rasulullah Muhammad SAW sukses menjadi pemimpin dunia karena dijaga oleh Allah melalui dua ibu suci yakni Asiyah dan Maryam, sebagaimana diceritakan dalam Kitab Barzanji.

Karena itu, Kang Mu meminta ibu-ibu dan perempuan agar terus berusaha menjadi orang yang soleha. Keikhlasan dan kesolehaan wanita dalam menjaga dan mendidik anaknya, akan mampu membawa anaknya menjadi soleh-soleha.

“Coba bayangkan kerepotan seorang ibu sejak mengandung, melahirkan, hingga membesarkannya. Bahkan tak sedikit anak yang mengabaikannya saat sudah dewasa. Tapi keikhlasan itulah yang utama,” tutur Kang Mu menggunakan bahasa Cirebon yang diselingi candaan-candaan segar. (*)

Oleh: Kalil Baejeh

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KH Mustofa Aqil: Di Tangan Wanita Solehah Akan Lahir Pemimpin-pemimpin Besar"

Post a Comment