Ketika Santri Ramai-ramai KenakanSarung di Upacara HUT RI

Grobogan, Santrionline - Pengurus Pesantren Sirojuth Tholibin, Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-71 di lapangan komplek pesantren setempat, Rabu (17/8).Menurut Pengurus pesantren, Muhammad Mudrik, dari sekitar 2.200 santri, upacara yang dilaksanakan di dalam pesantren ini diikuti sekitar 150 santri salaf dan huffadz. "Di sini hanya diikuti oleh santri salaf dan huffadz. Kalau yang santri sekolah formal upacaranya di lapangan desa Brabo bersama masyarakat sekitar," tandasnya. Ada yang menarik dalam kegiatan kali ini, semua petugas dan peserta upacara memakai sarung dan baju panjang selayaknya pakaian santri setiap harinya. Kiai Humaidi Ali selaku pembina upacaramengungkapkan bahwa hal ini merupakan bentuk kebanggaan santri dan manifestasi jiwa nasionalis santri yang tidak patut diragukan. "Saya lihat santri pesantren salaf tidak kalah jiwa nasionalismenya dibanding santri atau siswa yang sekolah di madrasah formal, jujur saya merasa terenyuh melihat ini," tandasnya. Upacara ini merupakan puncak dari rangkaian acara peringatanpitulasan (tujuh belasan) dengan berbagai macamkegiatan sebelumnya. Di antaranya lomba sepak bola, balap karung, nontong film sejarah secara bersama-sama, serta aneka macam kegiatan yanglain.Mengenakan sarung juga dilakukan olehpara santri di seluruh pelosok negeri dalam melaksanakan upacara Hari Kemerdekaan RI ke-71 ini. Bahkan, kiainya masing-masing yang menjadi pembina upacara untuk memberikan amanat bahwa mencintai tanah air merupakan warisan para pahlawan yang digelorakan oleh kiai-kiai pesantren dan santri itu sendiri.

(NU Online/ Irma Andriyana)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketika Santri Ramai-ramai KenakanSarung di Upacara HUT RI"

Post a Comment