Kebodohan, Penyebab Terpecah Belahnya Umat !

Santrionline –Taun demi taun terus berlalu namun persatuan sulit sekali terwujud. Hari demi hari terus berjalan sementara perpecahan dan permusuhan semakin melebar. Mungkin hati kita yang telah lelah dengan permusuhan ini bertanya-tanya,“apa sebenarnya penyebab umat ini sulit bersatu?”

Kali ini kita akan mencari jawabannya melalui firman AllahSubhanahu wa Ta’ala,

لَا يُقَاتِلُونَكُمْ جَمِيعاً إِلَّا فِي قُرًى مُّحَصَّنَةٍ أَوْ مِن وَرَاء جُدُرٍ بَأْسُهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعاً وَقُلُوبُهُمْ شَتَّى ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُونَ“

Mereka tidak akan memerangi kamu (secara) bersama-sama, kecuali di negeri-negeri yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu padahal hati mereka terpecah belah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.”(QS.al-Hasyr:14)

Ayat ini bercerita tentang Bani Nadzir, salah satu kelompok dari tiga kelompok Yahudi yangberada di Madinah. Pada saat itu terungkap bahwa ada masalah internal di kalangan Yahudi yang menyebabkan mereka terpecah belah. 

Sementara ayat ini ingin menjelaskan kepada kaum muslimin bahwa mereka mengira kaum Yahudi telah kompak dan bersatu, tapi nyatanya mereka tercerai berai karena kebodohan mereka. 

Seperti akhir ayat diatas, “Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.” 
Dari ayat ini dapat kita ambil pelajaran bahwa salah satu penyebab terjadinya perpecahan adalah kebodohan umat itu sendiri. 

Orang yang bodoh tidak mengerti bahayanya terpecah belah, bahkan tidak mengerti apa pentingnya persatuan. Mereka melakukan sesuatu sesuka hatitanpa ada pengetahuan yang mencukupi.Karena itu orang yang congkak,sombong dan pendengki tidak akan dapat bersatu dengan orang lain. Karena semua sifat itu adalah penghalang yang besar untuk persatuan. 

Dan semua sifat buruk itu bersumber dari kebodohan.
Sayyidina Ali bin Abi tholib berkata, لَوْ سَكَتَ الْجَاهِلُ مَا اخْتَلَفَ النَّاسُ“ Andai orang bodoh itu diam maka manusia tidak akan terpecah belah.”

Semoga kita terjauhkan dari sifat-sifat buruk yang merusak persatuan ditengah umat.
(Khazanahalquran.com/ Irma Andriyana)

Subscribe to receive free email updates: