Untuk Mengenal Allah, Kenapa Harus Belajar Sifat 20?

Santrionline - Ada sebahagian orang yang menentang pengajian sifat 20 sedangkan ianya telah dipelajari sejak berpuluh tahun bahkan beratus tahun oleh umatislam. Mereka yang menentang pengajian tersebut dengan pelbagai alasan yang sangat lemah sekali. Mereka mengikuti hawa nafsu, dan bertaklid buta dengan orang yang juga tidak mempelajari sifat 20 malah mereka inilah pula yang menyesatkan sifat 20.Sebahagian dari alasan mereka yang menentang sifat 20 adalah sebagai berikut :1 – Pengajian sifat 20 melahirkan orang-orang yang berakidah lemah, sebab diambil dari filsafah Yunani.Kita jawab: Hal ini merupakan fitnah yang besar. Kegoncangan dan kelamahan aqidah generasi zaman sekarang karena mereka tidak belajar aqidah yang sebenarnya termasuk di dalamnyasifat 20. Kalau kita lihat realiti yangada bahkan ilmu sifat 20 inilah yang telah menyelamatkan umatislamdiIndonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, negeri Fatani ( Selatan Thailand ) dari usaha pemurtadan penjajah-penjajah asing.Negara-negara ini telah dijajah oleh penjajah-penjajah kafir yang ingin meluaskan kekuasaan dan agama mereka, tetapi umatislamdi Nusantara tetap berpegang dengan aqidah mereka. Barang diingat pengajian tauhid yang tiga ( Tauhid versiWahabi) belum bergembang di Nusantara ketika itu. Jadi tauhid apakah yang menjaga umat dari bahaya murtad? Sudah tentulah jawapannya ialahtauhid sifat dua puluh.2 – Aqidah sifat 20 merupakan sesuatu yang sangat berat dikaji dan menyusahkan orangislam, sehingga ada tuduhan yg menyebut makcik-makcik ( Ibu-Ibu) di Langkawi ( pulau di Malaysia ) yang tak laksanakanshalattujuh puluh tahun lamanya karena tak faham sifat 20, sebab gurunya kata kalau tak hafal sifat dua puluhshalattak sah.Kita jawab : Sifat dua puluh merupakan sistem pengenalan terhadap Allah s.w.t yang sangat mudah sekali, karena menghafalnya lebih mudah dari mengahafal al-Qur`an. Para sahabat Rasul telah mengafal al-Qur`an, jadi di dalam al-Qur`an sendiri telah disebut sifat-sifat Allah, dengan makna lain mereka telah menghafal sifat-sifat Allah melalui al-Qur`an. Jadi jika umatislamdisuruh untuk mengahafal sifat 20 dengan dalil Naql ( al-Qur`an dan Hadis ) dan akal itu lebih mudah dari pada menghafal seluruh al-Qur`an.Sifat-sifat Allah terlalu banyak sekali, baik disebutkan didalam al-Qur`an maupun didalam hadis Rasul. Jadi jika umatislamdisuruh untuk menghafal seluruh sifat -sifat yang ada, ini merupakan sesuatu yang memberatkan bagi umatislam. Sedangkan pengajian sifat dua puluh memudahkan umatislamdengan menyebutkan sifat-sifat yang paling berpengaruh dari seluruh sifat-sifat yang lainnya.Jika sifat 20 ini tidak ada, maka sifat-sifat yang lain pun tidak akanada pula, sebab itulah sifat-sifat Allah yang lain itu tergantng kepada sifat 20, dengan makna jika sifat wujud Allah tidak ada maka sifat pengampun, pemurah, penyayang dan lain-lainnya juga tidak ada. Jika sifat qidam Allah tidak ada maka sifat menciptakan, memberi, kuat dan lain-lainnya juga tidak akan ada.Sebab itulah sifat dua puluh ini sangat perlu sekali di pelajari, karena terdiri dari inti sari aqidah yang terdapat di al-Qur`an dan al-Hadis.Adapun cerita kononnya ada seorang perempuan tidakshalatselama tujuh puluh tahun disebabkan tidak hafal sifat 20, maka ini cerita yang diragui dan diada-adakanAllah berfirman : إن جاء كم فاسق بنبإ فتبينواArtinya : Jika datang kepada kamuorang fasikyang membawa kabar hendaklah teliti dulu.Maksudnya cerita yang dibawa oleh orang tersebut perlu diteliti benar tidaknya, dari sebanyak perjalanan saya dan sepengetahuan saya tidak pernah ada orang tinggalkanshalatdisebabkan mempelajari sifat 20, alasan di atas adalah cerita yg berlebihan. Jika mahu bercerita ceritalah perkara yang masuk akal dan yang benar, sebab lidah itu akan di pertanyakkan Allah di hari akhirat.Saya akan sebutkan sebahagian pusat pendidian yang menjadikan sisten sifat 20 sebagai dasar didalam tauhid mereka.1 – al-Azhar as-Syarif Mesir : Dari peringkat Menengah, atas dan perkuliyahan sifat dua puluh di pelajari di lembaga pendidikan yang tertua ini, mengeluarkan setiap tahunnya ribuan pelajar danmahasiswa tetapi mereka tetapshalatwalaupun mengaji sifat 20.2 – Madrasah Solatiyah : Merupakan pusat pengajian yang pertma sekali di bina di Makkah menjadikan dasar pengajiannya sifat 20, mereka semuashalatdengan bagus walapun mengaji sifat 20.3 – Madrasah Mustafawiyah Purba Baru Mandailing Sumatra Utara : merupakan pusat pendidikan yang yang sanat terkenal diIndonesia, mengeluarkan setiap tahunnya lebih dari tujuh ratusan pelajar, mereka semuashalatwalaupun mempelajari sifat 20 sama ada yang sudah hapal atau belum.PesantrenLirboyo Kediri,PesantrenTebu Ireng, pondok Lubuk Tapah (Malaysia), pondok Bakriyyah Pasir Putih dan banyak lagi pondokpesantrenyang mempelajari sifat dua puluh di Nusantara.BAHKAN orang-orang yang mempelajari sistem tauhid tiga (versiWahabi) kebanyakkannya mudah terjerumus kepada aqidah mujassimah yang menyerupai Allah dengan makhluknya. Sebab itulahWahabibersusah payah untuk menghilangkan tauhid sifat dua puluh. Selama masih ada di bumi ini orang yang mempelajari sifat dua puluh, selama itulahWahabiakan mengakui diri mereka salafi iaitu golongan mujassimah Musyabbihah.3 – Sifat dua puluh tidak ada padazaman Rasulullah s.a.w dan para sahabat-sahabat yang mulia, tetapi ada setelah abad-abad yangmulia.Kita jawab: Tidak adanya sifat dua puluh pada zaman Rasul dan sahabat bukanlah sebagai dalil untuk menolak pengajian sifat duapuluh, sebab isi dan kandungan sifat dua puluh sudah ada pada zaman Nabi dan sahabat, misalnya sifat wujud Allah, Qidam,Baqa, Mukhalafatu Lil Hawadis, Qiyamuhu Binnafsih, Wahdaniyyah, Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayah, kalam adalah sifat – sifat yang di kenal oleh Nabi dan para sahabat-sahabatnya.Barangsiapa yang mengingkari bahwa Nabi mengetahui sifat-sifatini berarti aqidahnya telah jauh dari aqidahislam, bagaimana boleh Nabi mengingkari WujudnyaAllah, ilmunya Allah, Baqa`nya Allah, Kalamnya Allah, sifat-sifat ini telah termuat didalam al-Qur`andan Hadis Nabi.Seperti Rukunshalat, Nabi tidak pernah katakan berapa rukunshalat, berapa sunnah-sunnahshalat, berapa syarat-syaratshalat, tetapi melalui al-Qur`an dan Hadis paraulamatelah menyimpulkan dan menetapkan rukun-rukunshalatdari mulai bediri sampai salam, apakah perbuatanulama-ulamatersebut suatu yang bid`ah, hal ini tidak bid`ah karena isi dan kandungannya dari al-Qur`an dan as-Sunnah.Saya akan perlihatkan kepada pembaca seluruh sifat-sifat yang telahulamasebutkan sebagai sifat yang paling terpenting sekali Allah miliki. Jika Allah tidak bersifat seperti itu maka Allah tidak pantas menjadi tuhan, tetapi karena dalil Naqli dan akal telah menyebutkan Allah bersifat dengan sifat dua puluh maka sah-lah Allah sebagai tuhan yang di sembah.Berikut sifat-sifat yang sangat penting sekali :1 – WujudSifat Wujud ini mesti ada pada tuhan yang di sembah jika tidak ada maka dia tidak berhak dianggap tuhan, sementara dalil yang di petik darial-Qur`an adalah :أفرءيتم ما تمنون ( 58 ) وأنتم تخلقونه أمنحن الخالقون ( 59 ) نحن قدرنا بينكم الموت وما نحن بمسبوقين ( 60 ).الواقعة 58-60Artinya : Tidakkah kamu memikirkan keadaan air mani yangkamu pancarkan ( ke dalam rahim)? ( 58 ) Adakah kamu yang menciptakannya atau kami yang menciptakannya? ( 59 ) Kamilah yang menentukan kematian diantara kamu, dan Kami tidak sekali-kali dapat dikalahkan atau dilemahkan ( 60 ).2 – QidamAllah s.w.t bersifatkan qadim maksudnya wujud Allah s.w.t tidakdidahuli oleh tiada, jika sesuatu didahului oleh tiada maka sesuatuitu tidak boleh disebut tuhan.Dalilnya :هو الأول وهو الآخرArtinya : Dia-lah yang awal dan yang akhir ( al-Hadid 3 ).Sifat ini banyak dikritik dari kalanganwahabi, mereka menganggap bahwa qadim bukan sifat Allah karena, terdapat di dalam al-Qur`an.Tidak semestinya jika al-Qur`an tidak menggunakannya untuk sifatAllah berarti tidak boleh gunakan, selama maksud sifat itu terdapat didalam al-Qur`an dan telah menjadi istilah yang di terima olehulamamaka sifat itu boleh digunakan, sebab Imam Abu Hanifah, Imam Tohawi dan lain-lainnya juga menggunakan kalimat ini.Sifat qidam juga telah di riwayatkan di Imam Ibnu Majah, Imam al-Hakim didalam Mustadrak, juga terdapat didalam sunan Ab Daud.3 – Baqa’: Wajib bagi Allah bersifatbaqa` yang bererti tetap tidak diakhiri dengan kematian, Allah berfirmanويبقى وجه ربك ذو الجلال والإكرامArtinya : Dan kekallah Zat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliyaan. ( ar-Rahman 27 ).4 – مخالفة للحوادثSifat ini merupakan sifat yang paling penting di fahami oleh umatislam, bahwa segala sifat, perbuatan, dan prilaku yang baharu tidak boleh disamakan kepada Zat, sifat, perbuatan Allah, barang siapa yang mengingkari sifat ini maka dia telah keluar dari agamaislam, jadi Allah tidak sama dengan makhluk-makhluknya.Firman Allah : ليس كمثله شيئ وهو السميع البصيرArtinya : Tiada sesuatupun yang sebanding (serupa ) dengan ( Zat ,sifat, perbuatan ),Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Maha Melihat (as-Syura 11 ).Dan selanjutnya seluruh sifat-sifatyng telahulama-ulamaas-Sya`irahkemukaan didalan sifat dua puluh memiliki dalil-dalil yang jelas didalam al-Qur`an.4 – Sifat Allah tidak hanya dua puluh kenapa mesti di batasiKita jawab : Asya`irah ketika membincang sifat dua puluh TIDAK PERNAH membataskan sifat-sifat Allah, bahkan mereka mengakui sifat-sifat Allah banyak, setiap sifat-sifat sempurana dan mulya itu adalah sifat Allah. Orangyang mengatakan Asya`irah hanyamengajar sifat dua puluh saja membuktikan dia tidak pernah membaca buku-buku aqidah aliranahlussunnah Asya`irah, cuba lihat sebahagian kitab-kitab Asya`irah :a – Matan as-Sanusiyyah : Kitab ini dikarang oleh Imam Abu AbdillahMuhammadbinMuhammadbin Yusuf as-Sanusi yang meninggal dunia tahun 895 hijriyah, kitab ini merupakan kitab yang paling penting di kalangan Asya`irah, telah mendapat perhatian khusus dari kalanganulamadan pelajar agama, sehingga menjadi rujukkan aqidahbagi Asya`irah sedunia.Di dalamnya menyebutkan :فمما يجب لمولانا جل وعز عشرون صفةArtinya : Sebahagian sifat yang wajib bagi Allah yang Mulia dan Tinggi adalah dua puluh sifat ( Matan Sanusia beserta Hasyiahnya Imam Bajuri :16 , terbitan Musthafa Halabi , 1374 – 1955 )b – ad-Duru al-Farid Fi Aqa`idi AhliTauhid karangan Imam Ahmad binSayyid Abdurrahman an-Nahrawiفمما يجب لله تعالى عشرون صفة واجبةArtinya : Dan sebahagian dari sifatyang wajib bagi Allah adalah dua puluh sifat yang wajib (ad-Duru al-Farid Fi Aqa`idi Ahli Tauhid karangan Imam Ahmad bin Sayyid Abdurrahman an-Nahrawi beserta syarahnya Fathu al-Majid karangan SyeikhMuhammadNawawi bin Umar al-Banteni : 5 , terbitan Musthafa al-Halabi cetakan terakhir 1373 -1954 ).Perlu diketahui bahwa lafaz ( من ) pada kalimat ini bermaksud ( لتبعيض ) artinya menunjukkan sebahagian saja, dengan begitu sifat Allah banyak sekali, segala sifat yang patut, layak, dan mulia adalah sifat Allah, tetapi diantara sifat-sifat itu ada dua puluh sifat yang sangat perlu sekali diketahui secara terperinci.Oleh: SyeikhMuhammadHusni Ginting via Fiqhmenjawab.net

(MusliModerat.Com/ Irma Andriyana)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Untuk Mengenal Allah, Kenapa Harus Belajar Sifat 20?"

Post a Comment