Lebihi Kapasitas, Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Alihkan Calon Santri

Padangpariaman, Santrionline - Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan terpaksa menolak hampir setengah dari calon santri yang mendaftarkan diri tahun ajaran 2016/2017 ini. Hingga jelang lebaran lalu sebanyak 300 calon santri mendaftarkan diri. Padahal kuota yang tersedia hanya 180 orang.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan Pesantren Nurul Yaqin Idarussalam Tuanku Sutan pada Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan dalam rangka 90 Tahun Syekh H Ali Imran Hasan Mengabdi Untuk Bangsa dan Negara di Pesantren Nurul Yaqin, Sabtu (9/7).

Menurut Idarussalam,  Pesantren Nurul Yaqin terpaksa menolak calon santri karena tidak tertampung dari lokal belajar dan asrama. Hingga hari ini, lokal belajar dan asrama yang akan menampung santri tersebut masih dalam pengerjaan. Saat ini sedang dibangun beruangan 4 lokal ruang belajar. Sedangkan asrama masih sedang disiapkan.

"Sebenarnya bagi Nurul Yaqin tidak dibenarkan menolak calon santri. Karena mereka yang ingin masuk Nurul Yaqin niatnya untuk belajar agama Islam. Bagi Buya Syekh Ali Imran, santri yang tidak mampu secara ekonomi tetap saja ditampung. Yang penting ada semangatnya belajar agama Islam di Nurul Yaqin, diterima," kata Idarussalam.

Dengan menolak calon santri, kata Idarussalam,  seakan kita juga menolak mereka belajar Islam. Sehingga kita amat berat menolak calon santri tersebut. Namun karena fasilitas belajar dan asrama yang masih sangat terbatas menampung calon santri baru, terpaksa membatasi penerimaan calon santri baru.

Solusi lain, kata Idarussalam, calon santri yang tidak tertampung di Nurul Yaqin Ringan-Ringan dialihkan ke cabang Pesantren Nurul Yaqin seperti Pesantren Nurul Yaqin Istiqamah di Lubuk Alung, Nurul Yaqin Ampung Kapur, Bustanul Yaqin Punggungkasiak, dan sebagainya.

"Kita berharap dengan mendistribusikan calon santri tersebut, cabang-cabang Pesantren Nurul Yaqin sendiri yang dikelola para alumni Nurul Yaqin juga bisa berkembang. Buya Syekh H Ali Imran Hasan sendiri sangat menganjurkan santrinya untuk mendirikan pesantren. Sehingga ilmu yang sudah dipelajari dan diamalkan selama di pesantren Nurul Yaqin bisa lebih dikembangkan dan dimantapkan," kata Idarussalam.

(NU Online/ Irma Andriyana)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lebihi Kapasitas, Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Alihkan Calon Santri"

Post a Comment