Wasiat K.H Hasyim Asy'ari kepada seorang guru

SEORANG GURU HENDAKNYA

ان يديم مراقبة الله
Selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam berbagai kondisi dan situasi.
ان يلازم خوفه تعالى
Senantiasa takut kepada murka siksa Allah SWT, dalam setiap gerak, diam, perkataan dan perbuatan.
ان يلازم السكينة
Senantiasa sakinah atau tenang.
ان يلازم الورع
Senantiasa berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan.
ان يلازم التواضع
Selalu rendah hati atau tidak menyombongkan diri.
ان يلازم الخشوع الله تعالى
Senantiasa tunduk kepada Allah SWT.
ان يكون تعويله في جميع أموره إلى الله
Senantiasa berpedoman kepada hukum Allah dalam setiap hal.
ان لا يجعل علمه سلما يتوسل إلى الاغراض الدنيوية
Tidak menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai sarana mencari keuntungan duniawi seperti harta benda kedudukan (jabatan).
Tidak merasa rendah di hadapan para pemuja dunia (ابناء الدنيا) orang yang punya kedudukan dan harta benda, tidak pula mengagungkan mereka dengan sering-sering berkunjung dan berdiri menyambut kedatangan mereka tanpa kemaslahatan apapun di dalamnya.
ان يتخلق بالزهد
(Zuhud) tidak terlampau mencintai kesenangan duniawi dan rela hidup sederhana. Jika ia membutuhkan dunia sekedar untuk mencukupi kebutuhan diri dan keluarga.
ان يتباعد عن دنيئ المكاسب
Menjauhi pekerjaan / profesi yang dianggap rendah/ hina menurut pandangan adat maupun syariat.
ان يجتنب مواضع التهم
Menghindari tempat-tempat yang dapat mendatangkan fitnah, serta meninggalkan hal-hal yang menurut pandangan umum dianggap tidak patut dilakukan meskipun tidak ada larangan atasnya dalam syariat Islam.
ان يحافظ على القيام بشعائر الإسلام و ظواهر الأحكام
Menghidupkan syiar dan ajaran- ajaran Islam seperti mendirikan shalat berjama’ah di masjid, menebarkan salam kepada orang lain, menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran dengan penuh kesabaran dalam menghadapi resiko yang menghadang.
ان يقوم بإظهار السنن و إماتة البدع
Menegakkan sunnah Rasulullah SAW dan memerangi bid’ah serta memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dengan cara-cara yang populis (memasyarakat) dan tidak asing bagi mereka.
ان يحافظ على المندوبات الشرعية القولية و الفعلية
Menjaga hal-hal yang sangat dianjurkan oleh syari’at, baik berupa perkataan maupun perbuatan, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir dengan hati maupun lisan.
ان يعامل الناس بمكارم الأخلاق
Mempergauli manusia dengan akhlak-akhlak terpuji seperti bersikap ramah, menebarkan salam, menahan (emosional), tidak suka menyakiti, tidak berat hati dalam memberi penghargaan kepada yang berhak serta tidak terlalu menuntut untuk dihargai.
ان يطهر باطنه ثم ظاهره من الأخلاق رديئة
Menyucikan jiwa dan raga dari akhlak-akhlak tercela dan menghiasi keduanya dengan akhlak-akhlak mulia.
ان يديم الحرص على إزدياد العلم و العمل
Selalu berusaha mempertajam ilmu pengetahuan dan amal, yakni melalui kesungguhan hati dan ijtihad, muthala’ah (mendaras), muzakarah (merenung), ta’liq (membuat catatan-catatan), menghafal dan melakukan pembahasan (diskusi).
ان لا يستنكف عن استفادة على يعمله
Tidak merasa segan mengambil faedah (ilmu pengetahuan) dari orang lain atas apapun yang belum dimengerti tanpa memandang perbedaan status atau kedudukan, nasab/garis keturunan, dan usia.
ان يستغل بالتصنيف
Meluangkan sebagian waktu untuk kegiatan menulis, mengarang atau menyusun.
أداب العالم و المتعلم //  ٦٥ - ٧٢ }
(Rois Faisal Ridho)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wasiat K.H Hasyim Asy'ari kepada seorang guru"

Post a Comment