Seorang yang Berprasangka Buruk Terhadap Kucing Peliharaannya



Salah satu cerita yang cukup mahsyur:
tentang seekor kucing peliharaan yang dipercaya oleh seorang pria, untuk menjaga anaknya yang masih bayi dikala ia pergi selama beberapa saat. Bagaikan prajurit yang mengawal tuannya, kucing itu tak hentinya berjaga di sekitar sang bayi.
Tak lama kemudian melintaslah ular berbisa yang sangat berbahaya di dekat si bayi mungil tersebut.
Kucing itu dengan sigapnya menyerang ular itu hingga mati dengan darah yang berceceran di kasur si bayi. Sorenya ketika si pria pulang, ia kaget melihat begitu banyak darah di kasur bayinya. Prasangkanya si pria bahawa si kucing telah membunuh anak kesayangannya!
Tak ayal lagi, ia mengambil pisau dan memenggal leher kucing yang tak berdosa itu.
Tak lama kemudian, ia kaget begitu melihat anaknya terbangun, dengan bangkai ular yang telah tercabik di belakang punggung anaknya. melihat itu, si pria menangis dan menyesali perbuatannya setelah menyadari bahwa ia telah mebunuh kucing peliharaannya yang telah bertaruh nyawa menjaga keselamatan anaknya.
Kisah ini menjadi refleksi bagi masyarakat Islam di timur tengah untuk tidak berburuk sangka kepada siapapun.

(arifan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Seorang yang Berprasangka Buruk Terhadap Kucing Peliharaannya"

Post a Comment