Pencuri yang Bertaubat Akibat Seorang Ibu dan Anaknya



Jaman dahulu ,Ada seorang ulama besar yaitu Syeikh Abu Bakar Ibnu Khiwar Al Bathoihi asalnya seorang rampok terkenal yang sangat kejam, akan tetapi suatu saat hidayah turun, ketika akan merampok disuatu rumah, beliau mendengar suara tangisan seorang anak dipelukan ibunya, sambil berkata:  “ibu.. aku takut dengan perampok yang akan mencuri bahkan nanti akan membunuh kita”

Saat itu turunlah hidayah ketika mendengar suara tangis seorang anak dipelukan ibunya itu, sambil berucap lirih seraya berkata: “engkau masih takut dengan aku, sedangkan aku tidak pernah takut dengan ALLAAH”.

Saat itulah Syeikh Abu Bakar Ibnu Khiwar Al Bathoihi benar-benar merasa kecil dihadapan ALLAAH, sehingga beliau pulang tidak jadi merampok rumah penduduk sehingga taubat dihadapan ALLAAH, sehingga setiap malam merenungi dosa-dosa yang pernah ia lakukan.

suatu saat beliau bertemu dengan Syeikh Sa’roni. Syeikh berkata :
Apakah taubatmu seperti itu? Sempurnakan taubatmu, dengan perasaan tidak mampu! Sadari bahwa hidayah itu datang dari TUHANMU sehinga engkau TIDAK MENGANDALKAN TAUBAT, PENYESALAN DAN AIRMATAMU (NOL)!

Saat itulah Syeikh Abu Bakar Ibnu Khiwar Al Bathoihi diangkat menjadi kekasih ALLAAH karena kerendahannya dan merasa hina sehingga menimbulkan perasaan NOL sadar bahwa semuanya itu datang dari ALLAAH!


Wahai saudaraku… Bagaimana dengan diri kita? Dosa kita sangat banyak?
Ucapan kita banyak menimbulakn fitnah, dan hati kita sangat kotor dan jahat merasa sombong dan bangga dengan amal kita bahkan merasa lebih baik dari orang lain…???
Ingat… semua itu tidak akan dibiarkan oleh ALLAAH, suatu saat dihari pengadilan semua perbuatan kita akan dimintai pertanggungjawaban!
Bagaimana nasib kita dihadapan ALLAAH? Kita tidak akan bisa lari dari ALLAAH!
Kenyataan dihari ini kita masih sombong, masih merasa mulia!
Kapan kita bisa merendah dihadapan ALLAH?
Kapan kita bisa merasa dosa dihadapan ALLAAH?
Kapan kita bisa menangisi dosa kita?
Apakah belum waktunya hati kita tunduk dan khusyu’ dihadapan ALLAAH padahal waktu kita sangat terbatas!
INGAT…!!! KITA AKAN PULANG JANGAN SAMPAI SESAT DIJALAN MAKA HIDUP SEKALI HARUS BERARTI!
Mari kita sadari bahwa diri ini penuh maksiat! tidak pernah ingat dihadapan ALLAAH!
Selalu merasa baik, merasa benar!
Ingat…!!! hidup kita hanya sekali dan kita akan pulang kembali kepada ALLAAH (innalillahi wainna ilaihi roojiun), maka pulang hati harus BIQOLBIN SALIM, artinya hati kita harus benar-benar bersih dari sifat-sifat madzmumah.
Ingat wahai saudaraku…!!!
Tanda-tanda kita dicintai oleh ALLAH hilanglah penyakit hasud, sombong, takabbur, bangga, riya’, pamer dan sifat-sifat yang tercela! Seorang kekasih ALLAAH dijauhkan dari penyakit hati!
Mari kita buang jauh-jauh sifat itu!
(arifan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pencuri yang Bertaubat Akibat Seorang Ibu dan Anaknya"

Post a Comment