MASUK SURGA KARENA CINTA KEPADA SAHABAT YANG CINTA ULAMA

MASUK SURGA KARENA CINTA KEPADA SAHABAT YANG CINTA ULAMA


Diriwayatkan dalam sebuah atsar bahwa Allah Subhanahuwata’ala menghisab seorang hamba, ternyata keburukannya lebih berat. Maka dia diperintahkan untuk dibawa ke neraka.
Ketika dia telah dibawa, Allah berkata kepada Malaikat Jibril, ”Susullah hamba-Ku dan tanyakanlah, apakah dia pernah duduk di majelis seorang 'alim ketika berada di dunia, agar Aku dapat mengampuninya dengan syafaatnya?”
Maka Jibril bertanya kepada hamba itu, lalu dia menjawab,”Tidak pernah.”
     
Maka berkatalah Jibril,”Wahai Tuhan, Engkau lebih mengetahui keadaan hamba-Mu”.
     
Lalu Allah berkata lagi,”Wahai Jibril tanyakanlah apa dia mencintai seorang alim?.”
     
Maka Jibril pun bertanya kepadanya, lalu dia menjawab,”Tidak”.
     
Allah berkata lagi,”Wahai Jibril tanyakanlah apakah dia pernah duduk di satu meja dengan seorang alim?”
     
Jibril bertanya kepadanya, tetapi dia juga menjawab,”Tidak.”
Allah berkata lagi,”Wahai Jibril, tanyalah kepadanya tentang namanya dan nasabnya. Jika namanya sama dengan nama seorang alim, maka dia akan diampuni.”
Maka Jibril pun bertanya kepadanya, tetapi ternyata namanya pun tidak sama dengan orang 'alim.
Kemudian Allah berkata kepada Jibril,"PEGANGLAH DAN GANDENGLAH TANGANNYA WAHAI JIBRIL, MASUKKAN DIA KE DALAM SURGA, KARENA DIA MENCINTAI SESEORANG YANG MENCINTAI ORANG 'ALIM"
Lalu diapun diampuni dengan keberkahannya.
(Dikutip dari penutup Kitab Majma’ al-Bahrayn, karya Syaikh Ma’ruf bin Muhammad Bajammal, Syibam, Hadhromaut, Yaman )
-- Kajian Kitab Manhajus Sawi Lil Imam Al Habib Zein bin Ibrahim bin Sumaith, oleh Al Habib Mahdi bin Muhammad Al Hiyed, Rutinan Malam Selasa Markaz Ahbabul Musthofa, Kaligayam, Talang, Tegal, 25 April 2016 -
Ditulis oleh Ustd Imron Rosyadi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MASUK SURGA KARENA CINTA KEPADA SAHABAT YANG CINTA ULAMA"

Post a Comment