Wanita Maroko itu Sembuh setelah sowan ke Maulana Syekh

Ditulis oleh: Muhammad Az-zuhair Mustofa
Santrionline, Lombok~ Adalah seorang wanita muslimah asal Maroko tinggal bersama kakak laki-lakinya di Paris, memiliki seorang kakak yang bekerja di sebuah maskapai penerbangan. Pada suatu waktu wanita itu ditimpa penyakit aneh, dia tidak bisa melihat manusia, hanya saja selain manusia bisa dilihatnya dengan jelas, sedangkan pendengarannya masih normal.

Kakaknya yang juga menganut Agama Islam itu telah membawa adinya berobat ke berbagai tempat,  empat Negara yang sudah mereka kunjungi, termasuk Amerika, tetapi penyakit aneh itu tidak kunjung sembuh.

Maka berencanalah sang kakak mencari  paranormal. Mereka kemudian pergi ke Thailand dan ikut pula bersama mereka seorang nasrani yang merupakan seorang staff di Kantor Maskapai Penerbangan di Paris. Di Bangkok mereka menginap disebuah Hotel di luar kota.
Pada suatu sore mereka keluar hotel untuk mencari paranormal. Ditengah jalan mereka bertemu dengan seorang petani berpakaian lusuh dan bertopi robek membawa bajak. Sang kakak bertanya kepada orang itu: ‘’dimanakah ada paranormal disini?’’ sembari menjelaskan penyakit adiknya.

Petani tersebut berkata: ‘’berobatlah pada orang ini di Lombok”, sambil memperlihatkan selembar foto. Foto itu langsung diambil oleh sang kakak, ketika foto tersebut diperhatikan dengan seksama, secara tiba-tiba petani itu menghilang.

Kemudian bertolaklah mereka ke Indonesia dan mendarat di bandara Ngurah Rai Denpasar (Bali). Di bandara mereka bertemu dengan penjual Es, Akmaludin namanya, berasal dari Kembang Kerang Lombok Tengah.

Sang kakak bertanya : ‘’kenalkah engkau dengan orang ini?’’, sambil memperlihatkan foto itu.
“O, ini adalah foto Guru saya’’, jawab akmaludin. Namun, sang kakak terlihat ragu-ragu atas jawaban Akmaludin. Maka Akmaludin  mengajak mereka ke tempat kosnya. Setelah sampai dia langsung mengambil foto Maulana Syaikh, yang persis sama dengan yang dimiliki oleh sang kakak, barulah kemudian sang kakak beserta rombongannya yakin atas penuturan Akmaludin.
Kemudian mereka kembali ke Hotel, dan merencanakan keberangkatan ke Lombok bersama Akmaludin. Sebelum mereka berangkat ke Lombok, Akmaludin memberikan nasehat pada rombongan tersebut, ‘’Kalau kita berkunjung ke Guru saya, wanita harus berjilbab’’. Maka rombongan tersebut menyanggupi syarat yang berikan oleh Akmaludin.

Setelah wanita dibelikan jilbab maka berangkatlah mereka ke Lombok dan mendarat di Bandara Selaparang Mataram (Lombok). Kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan singgah sebentar pada keluarga Akmaluddin di Kembang Kerang. Selanjutnya mereka berangkat ke tempat kediaman Maulana Syaikh di Lombok Timur. Sesudah sampai, kakak beradik itu diterima langsung oleh Maulana Syaikh, sedangkan yg beragama nasrani menunggu diluar.

Maulana Syaikh mengobati orang itu dengan do’a dan sebotol minuman dan orang itu diminta untuk mengamalkan Wirid singkat. Orang yang sakit itu langsung meminum air itu sedikit, sembari membasuh mukanya. Setelah pamitan mereka berangkat menuju Pantai Kuta Lombok Tengah. Sesampai di Kuta mereka masuk Hotel. Di hotel itulah wanita maroko yang sakit itu kembali meminum air yang diberikan Maulana Syaikh dan membasuh wajahnya lagi.

Dengan izin Allah Yang Maha Kuasa orang itu langsung sembuh. Dia bisa kembali melihat manusia. Karena luapan rasa bahagianya dengan tiada disengaja dia langsung merangkul akmaludin yang telah berjasa membawanya ke hadapan Maulana Syaikh TGH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, sehingga dia sembuh dari penyakit yang sudah lama dideritanya itu.
Demikianlah penuturan TGH. Hayatuddin, BA. Salah seorang murid Maulana Syaikh yang berdomisili di kembang kerang Lombok tengah, yang merupakan paman dari akmaluddin.

Sumber: Buku Kumpulan keramat Maulana Syaikh TGH. Muhammad Zainuddin Abdul Majdid

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wanita Maroko itu Sembuh setelah sowan ke Maulana Syekh"

Post a Comment