Panglima TNI Ziarahi Sesepuh Ponpes Buntet Cirebon


 
 
Santrionline.net, CIREBON- Panglima TNI, Jendral Gatot
Nurmantyo menyempatkan diri mengunjungi Pesantren Buntet di Desa
Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Kamis
(31/3).

Kunjungan tersebut merupakan wujud kesolidan TNI dengan pesantren,
yang setia mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 Dalam kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi dengan para kiai,
Panglima TNI juga berziaah ke makam Sesepuh Pondok Pesantren Buntet.

Pantauan “FC”, sebelumnya rombongan Panglima TNI, Jendral Gatot
Nurmantyo tiba di Bandara Penggung, sekitar pukul 07.20. Rombongan
disambut Pangdam III/Siliwangi, Manyjen TNI Hadi Prasojo, Danrem
063/SGJ, Kol Inf Sutjipto, beserta jajaran perwira Kodam III Siliwangi
dan Korem 063/SGJ, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, Bupati Cirebon,
Sunjaya Purwadisastra dan Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Sulistyo
Basuki.

Sementara dari dalam rombongan Panglima TBi turut hadir, Aster
Panglima TNI, Mayjen Wiyarto, Kapuspen TNI, Mayjen Tatang Sulaiman, 
Kapokbungkol Spri Panglima TNI, Letkol Inf Nugroho Imam, Kaset Spri
Panglima TNI, Letkol Laut (S) Dodik, beserta jajarannya.

Begitu sampai di Ponpes Buntet, setelah beristirahat sejenak,
rombongan langsung menuju makam sesepuh Ponpes Buntet. Di tempat
tersebut, rombongan Panglima TNI menggelar tahlil dan doa.

Usai berziarah, Panglima TNI langsung menuju rumah ke rumah KH. Anas
Arsyad. Di tempat itu, Panglima berdialog dengan Sesepuh Pondok KH.
Nahdhuddin Royandi Abbas (80) atau yang dikenal dengan sebutan Mbah Din,
sesepuh Buntet yang sebelumnya berdomisili di London, Inggris.

Mbah Din merupakan putera KH Abbas, yang sejak muda tinggal di
berbagai negara. Dalam dialog tersebut, di antaranya dibahas agenda Haul
Pesantren Buntet yang puncaknya akan dilaksanakan pada Sabtu (9/4)
malam mendatang.

Dalam dialog dengan para Kiai Pesantren Buntet, Panglima TNI memastikan diri akan menghadiri malam puncak Haul Pesantren Buntet.

Usai melakukan dialog singkat, rombongan beranjak meninggalkan Pondok
Pesantren Buntet menuju Bandara Penggung, untuk selanjutnya terbang
menuju Jakarta. Kesibukan dan keterbatasan waktu yang dimiliki Panglima
TNI, membuatnya tidak sempat untuk melakukan wawancara dengan awak
media, yang telah menunggu sejak pagi.*

NAWAWI

(Fajarnews.com/ Irma Andriyana)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Bagikan ke:

Komentar

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *