Jodoh Dicari Atau Di Nanti ???

"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”(QS.An­-Nuur:26).

Ketika janin ada di perut ibunya, telah ditetapkan untuknya atas 4 hal: rizkinya, ajalnya, amalnya, dan bahagia atau celakanya.

Untuk rizki sehari-hari kita ikhtiar mencari, sedangkan jodoh adalah termasuk dalam rizqi. Jadi, jodoh perlu di ikhtiarkan. Salah satu jalan ikhtiar adalah meminta kepada Alloh Swt. Dengan Berdoa.

Namun berdo'alah dengan cara yang baik, meminta yang baik.

Mengambil contoh kisah nabi Musa as.

Nabi Musa as. suatu kali tidak sengaja membunuh seseorang yang dzalim hanya dengan mendorongnya. Karena takut Nabi Musa dizalimi, orang-orang menyarankannya untuk pergi jauh untuk menyelamatkan diri.

Sampailah ia ke suatu daerah asing,  dekat mata air yang banyak laki-laki berdesakan untuk mengambil air. Musa melihat dua orang gadis yang ingin mengambil air namun menunggu semua laki-laki itu pergi karena mereka tidak ingin berbaur.

Musa membantu dua gadis tersebut mengambilkan air, dan dua gadis tersebut pulang lebih awal dari biasanya karena dibantu oleh Musa yang adalah pemuda asing tersebut.

Lalu Nabi Musa berdoa: “Robbi, inni lima anzalta ilayya min KHOIRIN faqiir..” “Duhai Robbku, sungguh aku terhadap yang Kau turunkan padaku dari antara KEBAIKAN, aku amat faqir, amatlah memerlukan.” {QS 28: 24}.

Nabi Musa memilih kalimat do'a yang indah. Do'a ini  sebagai bentuk kepasrahan atas kebaikan dari-Nya untuk segala keperluannya.

Singkat cerita, ayah kedua gadis tersebut (Nabi Syu'aib) memanggilnya untuk memberi upah atas kebaikannya, makanan, tempat tinggal, dan salah satunya adalah nabi Musa As  dinikahkan dengan salah seorang gadis tersebut.

Yang namanya jodoh = rizki = ajal.

Tidak akan pernah salah alamat.

Mintalah kepada Alloh Swt dengan do'a tersebut sebagai bagian dari ikhtiar.

Mintalah jodoh yang mudah-mudahan bisa membawa kebaikan hingga ke hari akhiratmu.

Hidup ini singkat, kalau tidak dipakai untuk mencari jalan menuju syurga, mau untuk apa lagi?

Jika sudah ada jalan untuk menikah, istikhorohlah.

Tips istikharah dari Ustadzah Halimah:

- Sholat Istikharah.dua rokaat sebelom tidur,hendaknya di mulai dari hari jumat.

- Do'a istikharah
- mintalah jawaban istikharoh dengan mimpi berupa waran, hijau atau putih utk jawaban kebaikan dan Hitam utk jawaban tidak baik. dengan alasan warna hijau atau putih adalah kesukaan Alloh swt dan Rosululloh.

Sebelum tidur, berdo'alah dengan bahasa sendiri yang intinya: jika menikah dengannya membawa kebaikan.

Dan shalihahkan dirimu, seperti pada di awal disampaikan, laki-laki shalih adalah untuk perempuan yang sholihah.

Lalu menikahlah dengan taqwa; Alloh akan turunkan sakinnah, mawaddah, dan warahmah sesudah menikah. Suamimu adalah pintu syurga bagimu, dan istri adalah amanat bagi suami untuk berjalan bersama menuju syurga.

Jadi, jika ditanya: Jodoh, dicari atau dinanti? Jawabannya adalah: DIMINTA.


#Resume Kajian Muslimah Daarut Tauhiid Jakarta bersama Ustadzah Halimah Alaydrus .Masjid Baitul Ihsan, 28 Februari 2016

(Arafah/Abdul wahab)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jodoh Dicari Atau Di Nanti ???"

Post a Comment