Al-Habib Munzir Almusawa: Cium Tangan Sudah Dilakukan Sejak Zaman Rasulullah



Santrionline - Sumedang, Dari Habibana Munzir Almusawa :

Kebiasaan mencium tangan merupakan kebiasaan baik sebagai tanda penghormatan, hal ini telah dilakukan dan diajarkan oleh Rasulullah saw, sebagaimana diriwayatkan bahwa Ibn Abbas ra setelah wafatnya Rasul saw beliau berguru pada Zeyd bin Tsabit ra, maka Ibn Abbas ra disuatu hari menuntun tunggangan Zeyd bin tsabit ra, maka berkata Zeyd ra : “jangan kau berbuat itu”,
maka berkata Ibn Abbas ra :
“beginilah kita diperintah utk menghormati ulama ulama kitai”.
Maka turunlah Zeyd bin tsabit ra dari tunggangannya seraya mencium tangan Ibn Abbas ra dan berkata : “Beginilah kita diperintah memuliakan keluarga Rasulullah saw”.
(Faidhul Qadir oleh Al hafidh Al Imam Abdurra’uf Almanaawiy Juz 2 hal 22),
(Is’aful Mubtha’ oleh Imam Al Hafidh Al Muhaddits Imam Assuyuthi )
Anda lihat kalimat : “beginilah kita diperintah..”, kiranya siapa yg memerintah mereka?, siapa yg mengajari mereka?, mereka tak punya guru selain Muhammad Rasulullah saw.
Riwayat lain adalah ketika Ka’b bin malik ra gembira karena taubatnya diterima Allah swt, ia datang kepada Rasul saw dan mencium tangan dan juga kedua paha beliau saw.
(Fathul Baari Al masyhur oleh Imam Al Hafidh Al Muhaddits Ibn Hajar Al
Atsqalaniy juz 8 hal 122)
Riwayat lain : “Kami mendekat pada Nabi saw dan mencium tangan nabi saw”
(Sunan Imam Al Baihaqi Alkubra hadits no.13362)
Riwayat lain : “Berkata Tamiim ra bahwa Mencium tangan adalah sunnah”.
(Sunan Imam Baihaqi Alkubra hadits no.13363)
Demikian Rasul saw tak melarang cium tangan, demikian para sahabat
radhiyallahu’anhum melakukannya. Bahkan beberapa riwayat pada shahih Bukhari bahwa para sahabat menciumi tangan Rasul
saw,
Dan Imam Nawawi dalam syarah Nawawi ala shahih Muslim dan Imam
Ibn Hajar al asqalaniy dalam Fathul Baari bisyarah shahih Bukhari menjelaskan bahwa cium tangan para shalihin adalah hal yg baik dan telah diajarkan dimasa Rasul saw,dan hal itu sunnah, karena para sahabat melakukannya pada Rasul saw, dan para sahabat melakukannya dg sahabat lain, dan para tabiin melakukannya pada
sahabat,
Bahkan Imam Muslim berkata pada Imam Bukhari : Izinkan aku mencium kedua kakimu wahai Raja Ahli hadits..
(rujuk tadzkiratul huffadh dan siyar a'lamunnubala)


(arifan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Al-Habib Munzir Almusawa: Cium Tangan Sudah Dilakukan Sejak Zaman Rasulullah"

Post a Comment