Kisah Syekh Sya'rawi Berdialog Dengan Pemuda Berpaham Radikal












Santrionline-Sumedang, aksi kekerasan atas nama Islam semkin meresahkan, dengan dalih membela Allah, mereka justru mencoreng agama Allah itu sendiri... jadi bagaimanakah yang benar dalam memahami kondisi tersebut?
kisah Syekh Sya'rawi Ulama Besar Al-Azhar Mesir yang disegani di Zamannya akan menjelaskan kondisi sesungghunya dari keadaan mereka para pelaku teror dan kekerasan atas nama Islam yang dikisahkan oleh Syekh Usama Sayyid Al-Azhari, Berikut Kisahnya: 


Penah suatu kali Syekh Sya'rawi berbicara dengan seseorang yang ingin membunuh orang yang sedang melakukan maksiat.
Orang itu berkata. "Syekh, menurut saya orang-orang itu berada dalam maksiat, (mereka sedang berada) di dalam tempat yang banyak khamar. Saya rasa mereka harus diberi hukuman."
Syekh Sya'rawi berkata, "Lalu apa yang akan kamu perbuat?"
"Saya akan meledakkan bom bunuh diri di tempat mereka dan tentunya hal itu akan menyelesaikan semua permasalahan ini."
"Oke, ada satu hal yang ingin saya tanyakan. Jika kamu melakukan bom bunuh diri di hadapan mereka, lalu mereka mati dalam keadaan maksiat. Mereka pergi ke mana?"
"Tentu saja mereka akan masuk ke dalam neraka."
"Berarti tujuan kamu dan iblis sama. Memasukkan mereka orang yang bermaksiat ke dalam neraka."
Allah... Ini sebuah perkataan yang sarat dengan makna.
Seharusnya orang itu berdakwah kepada orang-orang yang berada dalam kemaksiatan dengan akhlak yang baik sehingga mereka bisa keluar dari kemaksiatan tersebut, bukannya malah menyegerakan mereka untuk masuk ke dalam neraka.
Oleh sebab itu, tidak ada satupun Risalah yang diutus untuk berbuat seperti ini tapi sebaliknya, Allah memerintahkan agar kita mengeluarkan orang yang berbuat salah dari kegelapan menuju cahaya.


(arifan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Syekh Sya'rawi Berdialog Dengan Pemuda Berpaham Radikal "

Post a Comment